Inilah Keuntungan Yang Diperoleh Sword Art Online: Ordinal Scale

Kirito dan Asuna

Sudah tau belum kalo Sword Art Online diadaptasi ke dalam Film Layar lebar berjudul Sword Art Online: Ordinal Scale, Mau tau ga berapa keuntungan mereka dari film ini? Yuk kita cari tau!!

Sword Art Online: Ordinal Scale saat ini sudah mengumpulkan keuntungan lebih dari 1 milyar Yen, atau sekitar 117 milyar Rupiah.

Mulai minggu ini, penonton film tersebut akan mendapatkan sebuah novel baru berjudul Sword Art Online: Hopeful Chant yang merupakan sebuah novel baru buatan Reki Kawahara. Sampulnya akan digambar oleh abec dan memiliki 100 halaman.

Berikut ini sinopsis dari Sword Art Online: Ordinal Scale:


Di tahun 2022, dunia virtual reality dikejutkan dengan penemuan dari programmer jenius, Kayaba Akihiko . 
Disebut dengan nama NerveGear , alat tersebut digunakan sebagai alat full-dive pertama yang digunakan untuk bermain game online. Dengan alat tersebut, disertai juga kemungkinan tidak terbatas dari perkembangan VRMMORPG. 
Pada tahun 2026, sebuah mesin baru yang bernama Augma dikembangkan. Sistem tersebut dibuat untuk menandingi NerveGear dan penerusnya, Amusphere. 
Sebagai perangkat next-gen, Augma tidak memiliki fungsi full-dive seperti pendahulunya. Namun mereka menggunakan Augmented Reality sebagai cara untuk membuat pemain masuk ke dalam gamenya. 
Lebih aman, lebih user-friendly, dan alat tersebut membiarkan pemain untuk terjun ke dalam game walaupun mereka masih sadar membuatnya menjadi alat terlaris di pasaran. 
Salah satu game paling populer adalah “Ordinal Scale” (alias: OS), sebuah game ARMMORPG yang didesain spesial untuk Augma. 
Asuna dan kawan-kawan sebenarnya sudah bermain OS lebih dulu, namun saat Kirito akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan game tersebut, mereka akan mengetahui kalau Ordinal Scale bukan hanya sekadar game main-main.

Tentunya para pemeran dari film serinya akan kembali mengisi suara masing-masing di film layar lebarnya ini. Sutradara Tomohiko Ito dan desainer karakter Shingo Adachi juga akan kembali mengerjakan pekerjaannya masing-masing. Yuki Kajiura juga akan kembali menggubah musik-musik film ini.

Penasaran dengan film ini? Yah.. Tunggu aja penayangannya di Indonesia.. Tapi ingat yah jangan download film ini di internet atau beli yang versi cd bajakan.

Posting Komentar

0 Komentar